Boris Johnson Kirim Surat Permintaan Perpanjangan Waktu untuk Brexit ke UE

Boris Johnson Kirim Surat Permintaan Perpanjangan Waktu untuk Brexit ke UE

October 24, 2019 2 By admin

Boris Johnson sudah kirim keinginan ke UE untuk penangguhan permasalahan Brexit, tapi tanpa ada dibarengi sinyal tangannya. Dikutip dari BBC, Kamis (24/10/2019), keinginan itu dibarengi dengan surat ke-2, yang di tandatangani Johnson, yang menjelaskan dia meyakini penangguhan bisa menjadi satu kekeliruan. PM diharuskan hukum untuk minta perpanjangan tenggang waktu, yang awalnya direncanakan pada 31 Oktober dari UE sesudah kehilangan suara Commons.

Presiden Dewan Uni Eropa, Donald Tusk tuliskan dalam account Twitternya jika ia sudah terima keinginan waktu perpanjangan dari PM Boris Johnson. Ia memberikan tambahan jika faksinya akan konsultasi dengan beberapa pemimpin Uni Eropa mengenai ketetapan akan permintaan itu. Beberapa saat sesudah kalah suara dalam peristiwa bersejarah di House of Commons, perdana mentri memerintah satu orang diplomat senior untuk kirim foto copy keinginan penangguhan yang tidak di tandatangani, yang dipaksakan padanya oleh anggota parlemen bulan kemarin.

Baca juga : Rumah Baru Kriya Di Prancis, Dekranasda Membuka Pasar Eropa

Pemerintah akan meneruskan usaha untuk loloskan koreksi kesepakatan Brexit yang disetujui dengan beberapa pemimpin Uni Eropa minggu lalu ke undang-undang. Johnson meyakini jika bisa mengakhirinya pada 31 Oktober akan datang. Satu catatan penutup dari Sir Team Barrow, perwakilan Inggris di Brussels, menerangkan surat pertama yang patuhi hukum seperti disetujui oleh Parlemen. Perdana mentri awalnya menjelaskan ia “lebih baik mati di selokan” dibanding minta UE untuk tunda Brexit. Awalnya, Johnson mengontak beberapa pemimpin Eropa, terhitung Tusk, untuk memperjelas jika surat itu “ialah surat Parlemen, bukan surat saya”.